Haul ke-12 Ibunda Ahmad Heru, Momentum Doa dan Penguatan Silaturahmi di Jayanti

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, || TANGERANG – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Kaperwil Provinsi Banten Media Online Serangraya.id, Ahmad Heru, dalam rangka peringatan Haul ke-12 almarhumah Hayati Nufus Binti Abdullah, ibunda tercinta. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Gandasari, RT 010/004, Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Senin malam (19/01/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Acara haul yang berlangsung sederhana namun khidmat ini dihadiri puluhan tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar, unsur RT/RW, serta masyarakat sekitar. Seluruh hadirin mengikuti rangkaian doa bersama hingga acara berakhir dengan penuh kekhusyukan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan haul juga diisi dengan tausiyah agama oleh Kiai Hasbullah dari Serang, Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Baitul Hikmah, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qori Nasional Aep Syaefullah. Kehadiran para tokoh agama tersebut menambah nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahmad Heru menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud bakti seorang anak kepada orang tua serta momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.

“Haul ini kami niatkan sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada almarhumah ibunda tercinta. Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Ahmad Heru.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, silaturahmi antara keluarga besar dan masyarakat dapat terus terjaga dan semakin erat.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Kiai Hasbullah menekankan pentingnya meneladani akhlak orang tua, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan momentum haul sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan keimanan kepada Allah SWT.

Acara semakin khusyuk dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ananda Aep Syaefullah, serta dipandu dengan tertib oleh Ustadz Maman selaku pembawa acara.

Menutup rangkaian kegiatan, Ahmad Heru menegaskan bahwa haul tersebut akan terus menjadi agenda rutin sebagai bentuk cinta kepada orang tua, pengabdian kepada Allah SWT, dan kepedulian terhadap sesama.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus kami laksanakan. Bukan soal besar atau kecilnya acara, tetapi tentang keikhlasan dan doa untuk orang tua. Semoga apa yang kami lakukan dicatat sebagai amal ibadah dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kampung Gandasari, Desa Jayanti,” tutupnya. (RN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *