Upaya Antisipatif Jaga Stabilitas Ekonomi, Babinsa Koramil 01/Taman Sari Pantau Harga Sembako di Pasar Pecah Kulit

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, || JAKARTA BARAT, 8 Juli 2026 – Jajaran TNI AD melalui Babinsa Koramil 01/Taman Sari Pelda Wakdinator terus berkomitmen menjaga stabilitas wilayah, termasuk memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional. Langkah antisipatif ini dilakukan guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan pasokan pangan tetap lancar.

Berdasarkan hasil pemantauan langsung di Pasar Pecah Kulit, Jl. Mangga Besar IX, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu (08/07/2026), komoditas pangan utama secara umum dinilai masih berada dalam batas wajar.

Bacaan Lainnya

Berikut adalah rincian harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pecah Kulit per hari ini: Beras Medium: Rp 14.000,- / Liter, Gula Pasir: Rp 19.000,- / Kg, Minyak Goreng Curah: Rp 22.000,- / Kg, Daging Sapi: Rp 140.000,- / Kg, Daging Ayam: Rp 40.000,- / Kg, Telur Ayam: Rp 30.000,- / Kg, Bawang Merah: Rp 60.000,- / Kg, Bawang Putih: Rp 40.000,- / Kg, Cabai Merah Keriting: Rp 80.000,- / Kg, Cabai Rawit Merah: Rp 100.000,- / Kg, Garam: Rp 10.000,- / Kg, serta Gas Elpiji 3 Kg: Rp 22.000,-

Menanggapi hasil pantauan terupdate tersebut, Danramil 01/Taman Sari, Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik mengenai pasokan kebutuhan sehari-hari.
“Kami memastikan bahwa ketersediaan sembilan bahan pokok di wilayah Jakarta Barat, khususnya di wilayah Taman Sari, saat ini dalam kondisi yang aman. Berdasarkan grafik pemantauan di lapangan, harga komoditas pangan juga masih relatif stabil dan fluktuasinya masih dalam koridor yang wajar,” ujar Mayor Inf Manatap Rajagukguk.

Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tidak ada hal menonjol atau lonjakan harga ekstrem yang mengganggu aktivitas jual-beli di pasar. Pihak TNI, melalui sinergi babinsa dan instansi terkait, akan terus melakukan monitoring secara berkala demi mengantisipasi potensi penimbunan atau kelangkaan barang.

(M.Solichin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *