LINTASCAKRAWALANEWS.COM, || JAKARTA BARAT – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, Babinsa Kelurahan Maphar Koramil 01/Taman Sari Kodim 0503/Jakarta Barat Pelda Wakdinator menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama unsur Tiga Pilar. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) mulai pukul 09.35 WIB ini difokuskan di kawasan Jl. Kebon Jeruk XIX, RW 09, Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Kegiatan sinergis ini dihadiri oleh Kasi Kesra Kelurahan Maphar, Petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Ketua FKDM, serta personel Satpol PP. Fokus utama dari Komsos rutin mingguan ini adalah melakukan pemeriksaan mendetail terhadap titik-titik genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Petugas gabungan menyisir area dalam rumah warga, mulai dari bak mandi hingga tempat penampungan air memasak. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan di area luar rumah seperti saluran air got, penampungan air sisa AC, sisa air cucian, dan tempat-tempat lain yang rawan genangan. Untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk, warga diimbau untuk segera membuang genangan air yang tidak terpakai agar tidak menimbulkan jentik-jentik nyamuk yang membahayakan kesehatan keluarga.
Menanggapi kegiatan preventif tersebut, Danramil 01/Taman Sari, Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., memberikan pernyataan terkait pentingnya kolaborasi aktif di wilayah teritorial.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat melalui kegiatan Komsos ini merupakan wujud nyata dari tugas pokok aparat kewilayahan dalam membina wilayah teritorial demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesehatan lingkungan. Kami bersama Tiga Pilar berkomitmen penuh untuk selalu berkolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan guna memutus mata rantai penularan penyakit DBD. Melalui langkah preventif dan edukasi langsung seperti ini, diharapkan kesadaran warga semakin meningkat serta kemanunggalan TNI dengan Rakyat di wilayah binaan dapat terus terjaga dengan erat.”
Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan dan komunikasi sosial yang melibatkan elemen kelurahan dan masyarakat ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan kesehatan berkala tersebut.
(M.Solichin)






