LINTASCAKRAWALANEWS.COM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober
menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya persatuan dan semangat gotong royong. Sejak diikrarkan pada tahun 1928, Sumpah Pemuda mengajarkan
bahwa perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa bukanlah penghalang untuk bersatu
sebagai satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.
Semangat inilah yang perlu terus dijaga dan
diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, jajaran Imigrasi di Bali melaksanakan upacara peringatan dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti bertindak sebagai inspektur upacara.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Bagi jajaran Imigrasi, semangat Sumpah Pemuda memiliki makna penting dalam menjaga
persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui tugas pemeriksaan dokumen perjalanan, pelayanan paspor, pengawasan orang asing, hingga penegakan hukum keimigrasian, Imigrasi hadir untuk memastikan keamanan negara tetap terjaga. Terlebih di Bali, sebagai salah satu destinasi wisata dunia, pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing perlu dilakukan secara cermat agar pariwisata dapat berkembang tanpa mengabaikan aturan dan kepentingan nasional.
Semangat persatuan juga diwujudkan melalui kerjasama antara Imigrasi, instansi pemerintah lainnya, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Dengan saling mendukung dan meningkatkan kepedulian, berbagai tantangan keimigrasian dapat dihadapi dengan lebih baik.
Di sisi lain, pelayanan yang ramah, mudah, transparan, dan profesional menjadi bentuk nyata pengabdian Imigrasi kepada masyarakat. Dengan demikian, nilai – nilai Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan dan menjaga Indonesia.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti mengajak seluruh jajaran untuk
menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas
pelayanan dan menjaga keamanan negara.
Menurutnya, persatuan dan kerjasama merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan keimigrasian. “Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui kerja nyata, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dengan kerjasama yang kuat, kita dapat bersama – sama menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Ramdhani menekankan bahwa semangat persatuan harus berjalan seiring dengan komitmen untuk menjaga kedaulatan negara dan menegakkan aturan keimigrasian.
“Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa menjaga Indonesia adalah tanggung jawab bersama. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat pengawasan orang asing, serta memastikan aturan keimigrasian dilaksanakan dengan baik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, jajaran Imigrasi di Bali diharapkan semakin
memperkuat semangat persatuan, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa. Momentum ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan yang aman dan tertib.
Dengan semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, Imigrasi bersama seluruh elemen masyarakat terus berkomitmen menjaga kedaulatan Indonesia serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. @ (RED/NU)






