Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-16 LSM Geram Banten Berlangsung Khidmat

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, TANGERANG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran Milad ke-16 LSM Geram Banten Indonesia menjadi momentum penting yang memadukan nilai religius, refleksi spiritual, serta penguatan komitmen sosial organisasi.

LSM Geram Banten Indonesia diketahui didirikan pada 29 Juli 2009. Tasyakuran Milad ke-16 tahun ini terasa istimewa karena berlangsung berdekatan dengan bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia, Alamsyah, mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW. Menurutnya, sifat shiddiq (jujur), amanah (tepercaya), tabligh (menyampaikan kebaikan), dan fathanah (bijaksana) harus menjadi fondasi para aktivis dalam memperjuangkan serta membela hak-hak masyarakat.

Di usia ke-16 tahun, Alamsyah juga mengajak seluruh jajaran LSM Geram Banten Indonesia untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan panjang organisasi, mulai dari tingkat daerah hingga berkembang menjangkau berbagai wilayah di Nusantara.

“Sinergi sosial dan agama menunjukkan bahwa lembaga swadaya masyarakat tidak hanya bergerak di bidang kontrol sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan spiritual,” ujarnya.

Suasana tabligh semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz muda Muhammad Efendi. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebaikan serta memperkuat akhlak umat, khususnya dalam lingkungan keluarga.

Menurut Ustaz Efendi, momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi waktu yang tepat bagi para orang tua untuk memperkuat kewajiban mendidik anak dengan berlandaskan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta pembentukan akhlak mulia.

“Kewajiban ini bukan sekadar rutinitas pengasuhan, melainkan tanggung jawab spiritual untuk memastikan anak tumbuh dengan mengenal dan meneladani Nabi Muhammad SAW,” ucapnya dalam tausiyah.

Da’i yang dikenal berdarah Bima-Palembang tersebut menyampaikan tiga kewajiban penting orang tua terhadap anak yang relevan dengan momentum peringatan Maulid Nabi SAW.

Pertama, mengenalkan sosok Rasulullah SAW sejak dini, sehingga anak dapat mengagumi dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Kedua, mengajarkan kecintaan kepada keluarga Nabi, dengan menumbuhkan rasa hormat kepada Ahlul Bait atau keluarga Rasulullah SAW.

Ketiga, mengajarkan anak membaca Al-Qur’an, serta membiasakan mereka berinteraksi dengan kitab suci sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Bulan Maulid menjadi momen terbaik untuk mendekatkan figur Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi sekaligus Milad ke-16 LSM Geram Banten Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, akhlak, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, LSM Geram Banten Indonesia diharapkan semakin konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kemaslahatan bersama. (ML)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *