LINTASCAKRAWALANEWS.COM, | TANGERANG — Majelis Taklim Nurul Ikhwan, Kampung Kukulu RT 02 RW 04, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, sukses menggelar peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga selesai dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Kekompakan warga, pemuda-pemudi, serta tokoh masyarakat Kampung Kukulu Kebon Kelapa menjadi salah satu kunci suksesnya pelaksanaan acara tersebut.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Dangdeur, para ustaz, tokoh masyarakat, serta jamaah majelis taklim dari berbagai wilayah.
Rangkaian acara diawali dengan tawasul yang dipimpin oleh Ustaz Dana, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia. Suasana semakin khidmat dengan penampilan paduan suara Azwaja NU Desa Dangdeur, kemudian lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh Al-Mukarram KH. Nurhasan.
Memasuki acara inti, jamaah mendapatkan tausiyah dari Al-Mukarram KH. Fahaduddin. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meneladani sifat dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau juga mengingatkan jamaah agar mampu bersikap bijak di tengah perkembangan era digitalisasi yang semakin modern. Kemajuan teknologi hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan jangan sampai disalahgunakan sehingga menjerumuskan masyarakat ke dalam berbagai perilaku yang merugikan, termasuk pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).
Dalam suasana menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, KH. Fahaduddin turut berpesan kepada generasi muda agar menjaga masa depan dengan menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba. Generasi muda diharapkan menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kekompakan masyarakat Kampung Kukulu dan Kebon Kelapa diharapkan terus terjaga dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga generasi muda dari pengaruh negatif zaman, mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan kuat menghadapi tantangan era digital.” (RN)






