Serang, Lintascakrawalanews.com- Mahasiswa KKM Tematik Literasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kelompok 63 menggelar kegiatan Kunjungan Literasi ke Sekolah dan Bacakan Saya Buku bertema “Bacakan Saya Buku, Bangun Generasi Literasi” di SDN Nanggung 2, Desa Nanggung Kecamatan Kopo Kabupaten Serang Banten Senin 20/07/2026.
Kegiatan KKM Literasi diikuti 30 siswa di kelas VB yang bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi melalui membaca nyaring, mengulas buku, serta menghadirkan Duta Bahasa Provinsi Banten 2025, Muhamad Bun Yana Nurfais, sebagai narasumber.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Program kerja mahasiswa KKM Tematik Literasi Untirta dalam menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Melalui berbagai aktivitas yang interaktif dan menyenangkan, para siswa diajak untuk lebih dekat dengan buku serta memahami bahwa membaca merupakan kebiasaan yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Bacakan Saya Buku atau membaca nyaring (read aloud), di mana siswa mendengarkan cerita yang dibacakan secara ekspresif. Setelah itu, siswa diajak mengikuti kegiatan cerdas mengulas buku, yaitu berdiskusi dan menyampaikan kembali isi bacaan yang telah mereka dengarkan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan menyimak, memahami isi bacaan, berpikir kritis, serta meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat.
Chanila Misya Subhan sebagai ketua pelaksana kegiatan ini, menyampaikan bahwa program tersebut dirancang untuk membangun minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan literasi peserta didik.
”Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dari adik-adik sekalian melalui program Bacakan Saya Buku, membaca nyaring, dan juga cerdas mengulas buku,” ujarnya.
Dalam sesi literasi, Duta Bahasa Provinsi Banten 2025, Muhamad Bun Yana Nurfais, memberikan motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya membiasakan diri membaca sejak dini. Ia menjelaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga berperan dalam membentuk kemampuan berpikir dan berkomunikasi.
”Literasi itu penting bagi kita karena yang pertama dapat meningkatkan kreativitas, yang kedua dapat memperkuat daya pikir otak kita, dan yang terakhir dapat meningkatkan kemampuan komunikasi,” ujarnya di hadapan para siswa.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti sesi membaca bersama, serta berpartisipasi dalam mengulas isi buku yang telah dibacakan. Suasana belajar yang interaktif membuat siswa lebih bersemangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Melalui program ini, Mahasiswa KKM Tematik Literasi Untirta Kelompok 63 berharap dapat menumbuhkan budaya membaca di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya literasi sebagai bekal untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan berkomunikasi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam membangun generasi yang gemar membaca dan memiliki kemampuan literasi yang baik.”Tutupnya.






