LINTASCAKRAWALANEWS.COM, KRESEK KABUPATEN TANGERANG – Rumah tidak layak huni milik warga Kampung Kosambi RT 12/06 Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang, Banten, sangat memprihatinkan.
Pantauan awak media, rumah sudah tidak layak huni, karena dindingnya separuh bilik dan separuhnya triplek yang sudah lapuk dimakan rayap, bahkan sebagian sudah jebol dan bolong-bolong. Kayu atap penyangga genteng juga sudah lapuk dan sebagian gentengnya juga telah pecah, sehingga jika musim hujan rumah selalu kebocoran. Kamis 23 April 2026.
Ibu Sawar, penghuni rumah, sehari-hari hanya mengurus rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan. Ia kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk membangun rumah.
Warga sekitar iba dengan nasibnya. Ironisnya, pemerintah setempat terkesan tutup mata dengan kondisi rumah keluarga miskin dengan lantai dari tanah tersebut. Padahal ada beberapa program pemerintah mulai dari pusat, provinsi serta daerah sendiri yakni program bedah rumah tidak layak huni.
Warga setempat mengatakan, ia sangat prihatin dengan tempat tinggal keluarga Ibu Sawar dan anaknya tersebut, bahkan menurutnya dapat mengancam keselamatan nyawa orang yang berada di dalam rumah itu. Karena sewaktu-waktu bisa roboh atau ambruk, apalagi saat musim hujan disertai angin kencang.
Warga berharap, pemerintah lebih peka dan lebih serius memperhatikan kondisi rakyatnya yang hidup di bawah garis kemiskinan, serta memberikan bantuan program rumah tidak layak huni, agar mereka bisa tinggal lebih layak.
Sampai berita ini diterbitkan, kepala desa Pasir Ampo maupun pemerintah kecamatan Kresek belum bisa dikonfirmasi.
( abell & Heri )






