Jero Balian Mangku Sumawijaya : Penyakit Ada Dua, Medis dan Non Medis

 

LINTASCAKRAWALANEWS.COM – Penyakit non medis adalah istilah umum digunakan dalam menggambarkan gangguan kesehatan yang tidak dapat dijelaskan secara medis, dan tidak ditemukan kelainan fisik atau organik melalui diagnosis standar.

Jero Balian Mangku Sumawijaya kepada LintasCakrawalaNews di kediamannya Banjar Sigaran, Desa Mekarbhuana, Kecamatan Abiansemal, Badung Bali mengatakan, masyarakat percaya mengenai serangan ilmu leak atau pengiwa yang diyakini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada tubuh, gejala penyakit akibat serangan ini seringkali tidak terdeteksi oleh medis yang menimbulkan rasa sakit tidak wajar.

Jero Balian Mangku Sumawijaya menyatakan, bahwa gejala yang sering dikaitkan dengan serangan ilmu leak atau ilmu hitam rasa sakit fisik yang tidak wajar yaitu mengalami nyeri di bagian tubuh secara tiba – tiba secara berpindah – pindah, atau terasa seperti ditusuk – tusuk saat malam hari.

“Sakit parah yang ketika diperiksa ke dokter, hasilnya dinyatakan normal tidak ditemukan penyebab medisnya, hal tersebut tentunya sakit non medis,” kata Jero Balian Mangku Sumawijaya.

Jero Balian Mangku Sumawijaya menjelaskan, dalam beberapa kepercayaan serangan ilmu hitam bisa membuat perut membesar seperti hamil, terjadi perselisihan rumah tangga yang tidak jelas sebabnya, tidak betah di rumah, setiap pulang ke rumah tidak nyaman.

“Dalam kepercayaan kita sebagai umat beragama, penanganan terhadap serangan ilmu hitam melalui pendekatan spiritual, dirinya selaku jero balian mendoakan pasien kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa untuk menetralisir energi negatif melalui ritual, seijin sang pencipta pasien bisa dibantu,” kata Jero Balian Mangku Sumawijaya.

Jero Balian Mangku Sumawijaya menjelaskan, percaya tidak percaya dengan penyakit non medis seperti pepasangan, umik – umikan, acep – acepan, bebai, cetik, brerong dan lain sebagainya hal tersebut sering terjadi, bahkan dari tahun 1964 dirinya ngiring menjadi jero balian sudah banyak pasien yang ditolong, seijin sang pencipta bisa dibantu disembuhkan.

“Membantu pasien dirinya berpedoman pada lontar usada, karena bahan ramuan obat dari tumbuh – tumbuhan ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa, dirinya hanya perantara antara pasien dengan sang pencipta,” jelas Jero Balian Mangku Sumawijaya.

Jero Balian Mangku Sumawijaya mengatakan, bila ada masyarakat yang mengalami seperti kena penyakit pepasangan, umik – umikan, acep – acepan, bebai, cetik, brerong, tidak betah tinggal di rumah dan lain sebagainya silahkan datang, terlebih dahulu matur piuning berdoa di Hyang Guru (rong tiga) dan Hyang Ibu (rong dua) sanggah pemerajan, seijin Ida Sanghyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa dirinya bisa menolong. @ (RED/NU)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *