LINTASCAKRAWALANEWS.COM, KABUPATEN TANGERANG — Akses jalan utama yang terendam banjir mendorong warga Kampung Kaman Kejaroan 02, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, membangun jalan alternatif melalui akses makam. Pembangunan dilakukan secara gotong royong dan swadaya oleh warga, Sabtu (Januari 2026).
Jalan alternatif tersebut dibangun sebagai solusi sementara agar aktivitas warga tetap berjalan, mengingat akses utama sulit dilalui akibat genangan air dan kondisi jalan yang berlumpur. Akses makam dipilih karena menjadi jalur terdekat dan paling memungkinkan untuk diperbaiki secara cepat.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga bahu-membahu mengangkut dan memasang paving block di sepanjang jalan makam. Meski kondisi tanah masih basah pascabanjir, warga tetap antusias demi terciptanya jalur aman yang bisa dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa pembangunan jalan alternatif ini merupakan hasil musyawarah bersama.
“Karena jalan utama terendam banjir, kami sepakat membuat jalan alternatif lewat jalan makam supaya warga tetap bisa beraktivitas,” ujarnya.
Warga berharap, pembangunan jalan alternatif ini dapat membantu mobilitas masyarakat selama musim hujan, sekaligus menjadi perhatian pihak terkait untuk penanganan akses jalan yang kerap terdampak banjir.
Kegiatan gotong royong ini mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian warga Desa Pasir Gintung dalam menghadapi dampak bencana banjir. (ML)






