LINTASCAKRAWALANEWS.COM, Kabupaten Tangerang – Proyek Pembangunan jalan hotmix di Kampung Andil, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Menuai Kritikan oleh para Penggiat Kontrol Sosial
Pasalnya Kegiatan Hotmix tersebut sungguh aneh dan tidak seharusnya dikerjakan pada Malam Hari, Ada apa ini? Apakah Hawatir Awak media tahu atau memang sengaja demi meraup keuntungan.Jumat (07/11/25)
Di ketahui jumlah Nilai anggaran yang terserap untuk kegiatan Hotmix tersebut sebesar Rp.150.000.000 ( Seratus Lima Puluh Juta Rupiah), yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang, T,A 2025,
Proyek ini diduga bukan hanya gagal dalam memenuhi standar teknis, tetapi juga menunjukkan indikasi korupsi, kenapa demikian ? karena Ada keanehan dalam proses pengerjaanya yang tidak semestinya yaitu pada malam hari.
Di ketahui Kegiatan Proyek Hotmix tersebut berlokasi di jalan lingkungan Kampung Andil Kecamatan Kresek, yang dikrjakn CV Wildan Sentosa di duga tanpa di awasi oleh pihak Kecamatan, Sehingga pihak pelaksana seakan aman pada saat Proses Hotmix berjalan pada saat malam hari.
Diduga proyek tersebut dinilai sekadar formalitas, mengacu pada kualitas yang jauh dari kata layak. Alih-alih memberikan Hasil yang kokoh dan tahan lama, pelaksana proyek justru memangkas spesifikasi teknis demi maraup keuntungan semata
Saat di konfirmasi pihak Pelaksana bernama Opik Dan Riski sebagai orang yang di percaya, saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp, oleh wartawan, mereka tidak Menjawab dan tidak merespon saat diKonfirmasi.
Pada saat dihubungi untuk menanyakan Kegiatan proyek Hotmix yang berada di desa Talok, PPTK kecamatan Kresek , H Cecep Budiman menjelaskan ,” Itu kegiatan dari Pokir atau dari Aspirasi Dewan, itu punya Riski, hubungi aja Riski yah. “Kata H Cecep dengan singkat
Menanggapi hal tersebut Jamin, selaku Humas DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) angkat bicara;
” Saya sangat menyangkakan kepada pihak Pelaksana CV Wildan Sentosa, yang telah mengerjakan proyek Hotmix di malam hari, apa kerna untuk menghindari rekan rekan media dan LSM ? apakah sengaja untuk menghindari dari pengawasn ” Ucap Jamin
“Menurut saya kalau pengerjaan Hotmix itu dikerjakan pada malam hari, apakah itu maksimal dan apakah dijamin memenuhi standarisasi, tentu nya saya rasa tidak maksimal dan mutu serta kualitasnya saya rasa itu kurang bagus ” Katanya
” Untuk itu saya berharap kepada pihak pengawas serta PPTK Kecamatan Kresek, agar segera Mengkroscek kegiatan Hotmix tersebut segera di evaluasi kembali serta di ukur ulang untuk ketebalan hotimixnya, apabila ada indikasi kecurangan oleh pelaksana saya harap PPTK dan Pengawas segera ambil langkah tegas berikan sangsi bila perlu jangan di bayar ” Tegas Jamin.
Hingga berita ini diterbitkan pihak pelaksana belum bisa di Konfirmasi dan belum merespon saat hubungi.
( Her/Abel )






