SD Negeri 1 Priuk Kota Tangerang Tingkatkan Mutu Pendidikan Lewat Program “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, KOTA TANGERANG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter peserta didik yang unggul, SD Negri 1 Priuk Kota Tangerang menerapkan Program nasional “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program ini bertujuan membentuk generasi muda Indonesia yang Cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di era global. Tujuh kebiasaan yang menjadi fokus utama dalam gerakan ini meliputi:

– Bangun pagi

– Beribadah

– Berolahraga

– Makan sehat dan bergizi

– Gemar belajar

– Bermasyarakat

– Tidur cepat

Kepala sekolah SD Negeri 1 Priuk Kota Tangerang, Hj Aan Supiati M.pd . menyampaikan;

“Komitmen penuh seluruh jajaran sekolah dalam mendukung dan melaksanakan program ini secara konsisten. Dalam wawancara yang dilakukan di ruang kerjanya pada kamis 25/9 / 2025, beliau menyatakan:

“Kami dan para guru berkomitmen serta berupaya semaksimal mungkin menerapkan apa yang telah diprogramkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Tujuannya adalah untuk memperoleh proses belajar mengajar yang lebih berkualitas dan berdampak positif bagi perkembangan siswa. Syukur Alhamdulillah, kegiatan tersebut sudah dilaksanakan dengan baik.”

Implementasi program ini dilakukan melalui berbagai kegiatan harian di sekolah, seperti senam pagi bersama, sarapan sehat, pembiasaan Ibadah tepat waktu, serta penguatan nilai-nilai sosial melalui kerja sama antar siswa. Selain itu, guru juga memberikan edukasi tentang pentingnya tidur cukup dan manajemen waktu yang baik.

Dengan semangat perubahan dan pembiasaan positif, SD Negeri Priuk 1 Kota Tangerang berharap dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, produktif, dan berkarakter. Program ini diharapkan tidak hanya berdampak di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa ke kehidupan sehari-hari siswa di rumah dan masyarakat.

( Hardiman & abell )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *