SERANG, Lintascakrawalanews.com – Kompetisi sepak bola Maung Cup 3 yang digelar di Lapangan Maung Cup Curugsari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, resmi berakhir pada Minggu (2/8/2026) sore. Pertandingan grand final mempertemukan Ratu FC melawan Kareo FC, dengan ribuan penonton memenuhi lapangan.
Laga dimulai pukul 16.00 WIB, berlangsung sengit sejak menit awal. Menjelang akhir babak pertama, Ratu FC berhasil menjebol gawang Kareo FC. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Ratu FC. Dengan hasil tersebut, Ratu FC keluar sebagai juara dan berhak atas trofi serta hadiah pembinaan senilai Rp50 juta. Kareo FC harus puas sebagai juara kedua.
Grand final turut disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni beserta rombongan. Dalam kesempatan itu, gubernur menyerahkan kalung penghargaan, trofi juara pertama kepada Ratu FC, serta trofi juara kedua kepada Kareo FC. Ia sekaligus menutup resmi kompetisi Maung Cup 3.
“Kompetisi ini adalah hiburan masyarakat melalui olahraga sepak bola. Saya ucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah memberikan rasa aman pertandingan berjalan kondusif hingga puncak grand final,” ujar Gubernur Andra Soni dalam sambutannya.
Penanggung jawab sekaligus Pemimpin Umum Maung Cup 3, H. Iif Miftahul Khoiri menyampaikan apresiasi kepada gubernur, aparat keamanan, serta seluruh panitia. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kompetisi ini berjalan aman, lancar, dan kondusif hingga ditutup langsung oleh Gubernur Banten,” ucapnya.
Kompetisi Maung Cup 3 diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Pada partai puncak, Ratu FC berhasil meraih juara pertama, sementara Persaco Kareo menempati posisi kedua. Selamat kepada para juara dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan ajang ini.






