LINTASCAKRAWALANEWS.COM – Jero Balian Mangku Sumawijaya sosok penekun spiritual yang menekuni dunia usada dari tahun 1964 kelahiran Banjar Sigaran, Desa Mekarbhuana, Abiansemal, Badung Bali.
Jero Balian Mangku Sumawijaya kepada LintasCakrawalaNews mengatakan, berdasarkan lontar usada yang dipelajarinya dan dijadikan panduan membantu pasien yang minta tolong kepada dirinya, yakni sakit kepala migrain vertigo kalau di Bali namanya penyakit croncong polo, penyakit tumor getah bening kalau di Bali namanya borok, penyakit kanker payudara kalau di Bali namanya nyaluh bingkah, penyakit perut besar kalau di Bali namanya penyakit buh, penyakit epilepsi kalau di Bali namanya tiwang, penyakit stroke kalau di Bali namanya kepek, penyakit depresi kalau di Bali namanya bodo.
Lanjut Jero Balian Mangku Sumawijaya bahwa, semua penyakit tersebut bisa diobati, setiap penyakit di dunia ini sudah pasti ada obatnya, yakni dari tumbuh – tumbuhan yang diramu dengan acuan lontar usada. Dirinya membantu orang sakit dari tahun 1964, sebagian besar bisa disembuhkan berkat restu dari sang pencipta, sebagai manusia harus percaya pada niskala atau yang tidak kelihatan.
Jero Balian Mangku Sumawijaya menjelaskan, penyakit ada dua yaitu sakit medis dan non medis. Dalam pandangan Agama Hindu khususnya yang tertuang dalam lontar Usada, penyakit non medis disebut sebagai penyakit niskala kita meyakini bersumber dari ketidakharmonisan hubungan dengan sang pencipta, alam atau sesama dan energi negatif. Jenis penyakit niskala beragam, diantaranya cetik atau racun gaib yakni energi niskala yang dikirim untuk merusak tubuh seseorang.
Jero Balian Mangku Sumawijaya menyatakan, mengobati penyakit non medis dengan melakukan ritual pembersihan diri seperti melukat, memohon tirta suci, hingga pengobatan tradisional menggunakan sarana usada, mantra dan banten, kita sebagai umat beragama percaya bahwa penyakit ini dapat diatasi dengan memperkuat spiritualitas dan karma baik.
Jero Balian Mangku Sumawijaya mengatakan, penyakit medis diyakini berasal dari ketidakseimbangan energi dasar tubuh, selain faktor biologis bahwa penyakit ini memiliki dimensi holistik gabungan antara fisik, psikologis dan spiritual yakni karma atau perbuatan di masa lalu. Kategori penyakit medis dibedakan menjadi penyakit panas yakni gangguan kesehatan yang dicirikan dengan panas dalam atau demam, penyakit dingin adalah gangguan kesehatan yang didominasi gejala rasa dingin dalam tubuh, penyakit dalam adalah berbagai jenis keluhan yang menyerang organ dalam tubuh.
Jero Balian Mangku Sumawijaya menegaskan, bila ada pasien yang menderita penyakit medis pihaknya menyarankan pengobatan medis modern, serta menjaga pola hidup bersih untuk menyeimbangkan energi tubuh. Bila pasien menderita penyakit non medis maka dirinya membantu dengan menggunakan acuan lontar usada.
“Bila ada yang kena serangan penyakit non medis silahkan datang ke Banjar Sigaran, Desa Mekarbhuana, Abiansemal, Badung Bali dirinya selalu siap menolong, seijin sang pencipta bisa dibantu,” pungkas Jero Balian Mangku Sumawijaya. @ (RED/NU)






