Lebak. Lintascakrawalanews.com- Ribuan jamaah memadati di Kampung Sengkol, Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dalam kegiatan pengajian akbar bulanan yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) tingkat kecamatan pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini menjadi indikator kuatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas keagamaan di tingkat desa.
Sejak pagi hari, kawasan masjid hingga ruas jalan di sekitarnya dipenuhi oleh jamaah. Peserta yang hadir terdiri dari unsur ulama, umaro, serta kelompok ibu-ibu pengajian. Lonjakan jumlah kehadiran tersebut mencerminkan keberlanjutan budaya religius yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Pengajian akbar ini tidak hanya diikuti oleh warga Desa Guradog, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat dari sekitar sepuluh desa di wilayah Kecamatan Curugbitung.
Berdasarkan estimasi panitia, jumlah jamaah yang hadir mencapai kurang lebih 5.000 orang. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, serta mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara.
Selain memberikan dampak spiritual, kegiatan ini juga berdampak pada sektor ekonomi lokal. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka lapak di sekitar lokasi acara. Tingginya aktivitas jual beli selama kegiatan berlangsung menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang signifikan di lingkungan setempat.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Curugbitung Lia Nurlaila, Danramil Koramil 0303/Maja Kapten Inf Ahmad Yani, Kapolsek Curugbitung Iptu Agus RM, serta Kasepuhan Guradog H. Rahmat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan pemerintah terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
Selain itu, hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Curugbitung serta organisasi keagamaan setempat. Sinergi antara ulama dan pemerintah dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat harmoni di tingkat desa.
Kepala Desa Guradog, H. Amok Sukarma, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para ulama, umaro, dan seluruh jamaah yang telah hadir. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa pengajian bulanan sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar H. Amok Sukarma.
Ia juga menambahkan bahwa pengajian tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sosial.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kampung Sengkol dan Guradog yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Kami mohon maaf apabila dalam penyambutan maupun hidangan masih terdapat kekurangan,” lanjutnya.
Partisipasi ribuan jamaah dalam kegiatan ini menegaskan bahwa tradisi pengajian tetap menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak.






