Masjid Jadi Garda Terdepan Cegah Bullying dan Stunting, Koramil 03/GP Dukung Penguatan Peran Keluarga Menuju Generasi Emas

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, || JAKARTA BARAT – Komitmen membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat melalui kegiatan Pembekalan Program Pencegahan Bullying, Pencegahan Stunting, dan Pembinaan Bunda DMI Jakarta Barat Tahun 2026 yang digelar pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di Masjid Agung Al Muchlisin, Jl. Dr. Muwardi I RT 07 RW 03, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah kota, tokoh agama, aparat keamanan, serta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI), di antaranya: Walikota Jakarta Barat, Ibu Hj. Dr. Iin Mutmainah, S.Sos., M.Si., Ketua DMI DKI Jakarta, KH. Ma’mun Alayyubi, Ketua DMI Jakarta Barat, KH. Zaenal Arifin, S.Ag., Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Bapak Depika Romadi, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nugroho, S.H., M.H., Camat Grogol Petamburan, Bapak Raditian Ramajaya, S.STP., M.AP, Lurah Grogol, Bapak Adi Saputro, S.IP., M.A.,

Bacaan Lainnya

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua DMI Jakarta Barat, Ketua DMI DKI Jakarta, serta pembukaan resmi oleh Walikota Jakarta Barat.

Dalam sambutannya, KH. Ma’mun Alayyubi menekankan pentingnya peran keluarga dan masjid dalam mencegah praktik bullying.
“Pencegahan bullying harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua jangan sampai menjadi pelaku bullying terhadap anaknya sendiri. Selain itu, masjid melalui khutbah Jumat dapat menjadi media edukasi untuk mengajak masyarakat bersama-sama melawan bullying demi masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Barat, Ibu Hj. Dr. Iin Mutmainah, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa angka kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak pada anak masih menjadi perhatian serius.

Beliau menjelaskan bahwa pendidikan karakter dimulai dari keluarga, bahkan sebelum anak memasuki dunia sekolah. Mencontohkan sistem pendidikan di Jepang, anak diajarkan mandiri sejak dini, seperti mampu makan sendiri, menggunakan toilet sendiri, dan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, Walikota juga mengingatkan pentingnya pemberian ASI eksklusif hingga dua tahun sebagai salah satu langkah efektif mencegah stunting, karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh: Babinsa Kelurahan Grogol, Peltu Anton S, Personel Satpol PP sebanyak 5 orang dipimpin Bapak Puji Dwi W.

Secara terpisah, Danramil 03/Grogol Petamburan, Mayor Kav Tri Atmojo, menyampaikan bahwa pencegahan bullying dan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pembentukan generasi yang sehat, berkarakter, dan berakhlak mulia harus dimulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, dan rumah ibadah. TNI melalui Koramil akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung program-program pembinaan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya Generasi Emas Indonesia”, ujar Danramil.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Koramil 03/Grogol Petamburan untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pembinaan sosial, pendidikan, serta kesehatan masyarakat di wilayah binaan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.

(M.Solichin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *