Respons Cepat! Camat Jayanti dan UPT 2 SDA Turun Tangan Bersihkan Irigasi Cikunir yang Tersumbat

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, TANGERANG – Menindaklanjuti aduan masyarakat, Camat Jayanti H. Yandri Permana, S.Stp., bersama UPT 2 SDA dan Sekretaris Desa Sumur Bandung turun langsung membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Irigasi Cikunir di Kampung Bendung, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/11/2025).

Camat Jayanti H. Yandri Permana mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan warga terkait tumpukan sampah sepanjang 20–30 meter yang menghambat aliran irigasi.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan kegiatan pembersihan sampah yang menyumbat saluran Irigasi Cikunir bersama UPT 2 SDA. Ini berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan sampah menumpuk cukup panjang di aliran irigasi,” ujar Camat Jayanti.

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembersihan, aliran air sudah kembali normal. Namun kondisi dasar kali yang dipenuhi lumpur juga memerlukan langkah lanjutan berupa normalisasi.

“Alhamdulillah, UPT 2 SDA sudah melakukan pembersihan dan air mulai mengalir normal. Ke depan perlu dilakukan normalisasi karena lumpur sudah cukup banyak di dasar saluran. Untuk pengangkutan sampah, UPT 2 SDA mengangkat sampah dari sungai ke darat, kemudian UPT 2 DLHK Kebersihan akan mengangkutnya pada hari Minggu hingga tuntas,” jelasnya.

Camat Jayanti berharap kegiatan ini dapat menjadi solusi mengatasi luapan air dan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

“Semoga ini bisa menjadi salah satu solusi supaya luapan air dari kali tidak kembali terjadi saat hujan besar,” harapnya.

Sementara itu, Aditya Rahman selaku KTU UPT 2 SDA mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke saluran irigasi.

“Seperti yang disampaikan Pak Camat, hari ini kami mengangkat sampah yang menyumbat saluran. Kami berharap warga tidak lagi membuang sampah ke irigasi, karena kalau seperti ini terus, kejadiannya akan berulang. Saluran ini masih digunakan untuk mengairi sawah, jangan sampai ikut tercemar oleh sampah,” ujarnya. (Red/ML)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *