Perpisahan Berbalut Doa, Kelulusan SMP dan SMK Darul Islah Jayanti Berlangsung Khidmat

LINTASCAKRAWALANEWS.COM, || TANGERANG Bupati– Yayasan Pendidikan Islam Darul Islah Jayanti menggelar acara tasyakuran dan pelepasan kelulusan bagi siswa-siswi SMP dan SMK secara sederhana namun penuh khidmat, di Aula Yayasan, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Sabtu (21/06/2025).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 54 siswa SMP dan 106 siswa SMK secara resmi dilepas setelah menempuh perjalanan pendidikan selama tiga tahun. Dalam suasana haru dan bahagia, para siswa, guru, dan wali murid berkumpul untuk merayakan momen penting tersebut.

Meski tanpa panggung megah atau pesta meriah, acara justru terasa lebih menyentuh. Tasyakuran dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan para pimpinan sekolah dan yayasan, pesan dan kesan dari siswa, serta refleksi singkat bersama para guru.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Darul Islah, Hj. Nyai Nurpadillah, M.Pd, menyampaikan sambutan penuh semangat kepada para lulusan. Ia mengapresiasi perjuangan para siswa dan menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Tiga tahun kalian berjuang. Hari ini menjadi bukti bahwa kerja keras tak pernah sia-sia. Lanjutkan langkah kalian dengan semangat dan kejujuran,” ungkapnya penuh haru.

Tak lupa, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan orang tua siswa atas kerja sama dan dukungannya dalam proses pendidikan selama ini.

“Terima kasih atas kekompakan semua pihak. Semoga momen ini menjadi kenangan indah yang tak terlupakan bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala SMP Darul Islah Muhamad Fairuz TNA, S.Pd, Kepala SMK Darul Islah Intan Dwi Agustia NS, S.E., M.Pd, Ketua Komite Ahmad Sukemi, S.Pd, serta jajaran dewan guru, wali murid, dan para tamu undangan lainnya.

Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat ikatan emosional antara siswa, guru, dan orang tua. Sekolah ini menunjukkan bahwa perpisahan tak perlu dirayakan dengan kemewahan, melainkan cukup dengan ketulusan dan kebersamaan.

Tasyakuran ini menjadi bukti bahwa akhir tahun ajaran dapat menjadi awal dari perjalanan baru yang penuh harapan. Di balik kesederhanaan, tersimpan nilai-nilai kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam. (Red/ML)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *