LINTASCAKRAWALANEWS.COM – Kontestasi Pemilihan Perbekel Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar menghadirkan dinamika dengan munculnya figur muda yang siap bersaing, nama yang menjadi perhatian masyarakat adalah Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd yang digadang – gadang membawa semangat regenerasi kepemimpinan di Desa Tampaksiring.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd kelahiran Banjar Mantring, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar Bali ini memiliki kombinasi pengalaman organisasi, latar belakang pendidikan serta kedekatan dengan adat dan seni budaya Bali sebagai modal membangun desa.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menjelaskan, dirinya ingin masyarakat mengenal melalui karya, pengabdian dan kapasitas yang dibangun di tengah – tengah masyarakat.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd merupakan S1 lulusan Universitas Hindu Indonesia dan S2 lulusan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
Menjelang Pilkel Serentak 2026, Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menegaskan keinginannya maju bukan semata – mata mengejar jabatan, melainkan untuk mengabdi bagi kemajuan desa, dengan semangat kebersamaan dan tata kelola pemerintahan yang baik, tentunya desa semakin maju tanpa kehilangan identitas adat, seni dan budaya.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menyatakan, pembangunan desa harus dilakukan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa adat, tokoh masyarakat, generasi muda, perempuan hingga pelaku usaha agar setiap kebijakan benar – benar menjawab kebutuhan warga, serta setiap program harus lahir dari kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keputusan sepihak dari pemerintah desa, transparansi dan akuntabilitas adalah harga mati agar pembangunan benar – benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd mengatakan, visi dan misi dirinya maju sebagai calon Perbekel adalah Macan Tampaksiring yakni terwujudnya Desa Tampaksiring yang Maju, Aktif, Cekatan, Artistik dan Nyata berlandaskan Tri Hita Karana. M artinya MAJU artinya pembangunan dan sumber daya manusia dengan misi besar yakni meningkatkan kualitas SDM yang unggul, berdaya saing, pemenuhan infrastruktur dasar yang merata serta perbaikan sistem jaminan sosial yang berkeadilan di seluruh Banjar Dinas. Dengan menjalin kemitraan akademik cerdas melakukan kerjasama formal (MoU) dengan berbagai perguruan tinggi untuk program pengabdian, riset terapan desa dan program magang mahasiswa guna membantu optimalisasi desa.
“Memberikan dukungan pendidikan eksekutif dengan memberikan bantuan biaya pendidikan untuk siswa kurang mampu dan penghargaan beasiswa bagi siswa/mahasiswa berprestasi di Tampaksiring. Tampaksiring bebas stunting yaitu optimalisasi pemberian makanan tambahan (PMT) Posyandu, penguatan insentif kader serta pengadaan alat kesehatan posyandu terintegrasi aplikasi digital (e-HDW),” kata Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd.

Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd saat mendaftar sebagai Calon Perbekel pada Rabu 15 Juli 2026.
Lanjut Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menjelaskan, A artinya AKTIF yakni partisipasi kolaboratif dengan misi besar mengaktifkan peran serta generasi muda, tokoh masyarakat dan membangun sinergi tata kelola yang harmonis antara 13 Banjar Dinas dan 8 Desa Adat. Ruang kreativitas yowana dengan memberikan pembinaan berkala Karang Taruna/Sekaa Truna (ST) melalui kegiatan kepemudaan, pelatihan kepemimpinan dan penyediaan ruang kolaborasi positif. Sinergi Adat – Dinas dengan melakukan penguatan kapasitas pembinaan lembaga adat demi tercapainya keharmonisan program dinas dengan aturan hukum adat (awig – awig/pararem). Forum musyawarah terbuka yakni mewujudkan Musrenbangdes inklusif dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh komponen tokoh adat dan milenial.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd memaparkan, C artinya CEKATAN dalam memberikan pelayanan dan tata kelola cerdas dengan menghadirkan birokrasi pemerintahan desa yang tanggap, responsif, berkeadilan, tanpa berbelit – belit serta dibdukung oleh keakuratan data sosial ekonomi yang tepat sasaran. Dengan digitalisasi layanan desa/SID pengembangan aplikasi sistem informasi desa untuk mempermudah pelayanan surat – menyurat secara cepat dan transparan. Aparatur desa tanggap dan responsif memberikan pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa, BPD dan Kepala Kewilayahan agar lebih cekatan dalam melayani keluhan publik. Membangun pos siaga keadaan mendesak dengan jaminan sistem tanggap darurat bencana dan bantuan sosial dadakan untuk warga yang membutuhkan penanganan medis. Validasi data sosial terintegrasi (Keadilan Bansos) dengan melakukan pembenahan, verifikasi dan validasi ulang data sosial ekonomi warga secara berkala dan transparan.
“Program ini bertujuan mengeliminasi salah sasaran pada bantuan sosial dari pemerintah (DTKS/PBI/Bansos), sehingga hak warga kurang mampu benar – benar tersalurkan secara adil dan tepat sasaran,” jelas Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menjelaskan, A artinya ARTISTIK yakni pelestarian seni dan budaya global dengan menjaga keluhuran seni budaya leluhur Tampaksiring yang adiluhung, serta mengembangkan ekonomi kreatif sebagai pilar pariwisata yang berkelanjutan. Merevitalisasi BUMDes dan akselerasi ekonomi kreatif, mengaktifkan kembali fungsi strategis BUMDes sebagai lokomotif ekonomi desa demi mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD). Program ini berfokus pada memfasilitasi pemasaran produk pelaku usaha lokal, penyediaan modal kerja, pelatihan pengemasan produk modern, serta perluasan jaringan pasar digital guna memastikan perputaran ekonomi mandiri bagi kesejahteraan warga Tampaksiring.
“Pemberdayaan sekaa dan sanggar deni memberikan bantuan dana pembinaan dan fasilitasi bagi sekaa gong/kerawitan, sekaa tari dan komunitas perajin ogoh – ogoh di bawah koordinasi 8 desa adat sebagai benteng pertahanan budaya. Festival seni budaya Tampaksiring dengan menyelenggarakan pameran seni/festival kebudayaan tahunan guna mempromosikan hasil karya maestro dan seniman lokal ke kancah pariwisata,” jelas Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd.
Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd menjelaskan, N artinya NYATA yakni transparansi anggaran, ekologi dan hasil kerja
dengan menjamin akuntabilitas tata kelola keuangan desa, menjaga kesucian lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber (Palemahan), serta mewujudkan bukti pembangunan fisik yang berdampak langsung. Transparansi APBDESA real-time dengan melakukan publikasi berkala laporan realisasi RKP Desa secara terbuka melalui baliho banjar dan media sosial desa secara jujur tanpa manipulasi. Tampaksiring bersih dengan tata kelola sampah mandiri yakni mengoptimalisasi dan pengembangan sistem pengelolaan sampah desa berbasis sumber (Reduce, Reuse, Recycle). Program ini meliputi penyediaan sarana bak sampah terpilah di setiap pemukiman, penguatan kelembagaan TPS3R, serta edukasi berkelanjutan demi mewujudkan Tampaksiring yang bersih, asri dan bebas sampah plastik.
“Pemeliharaan infrastruktur dan situs sejarah dengan melakukan perbaikan jalan desa, drainase serta pemeliharaan situs bersejarah secara berkala agar kelestarian spiritual dan kenyamanan warga tetap terjaga, tentunya Tampaksiring butuh bukti nyata, mari bergerak bersama MACAN Tampaksiring,” pungkas Erman Rizky Dewa Suprapta, S.Pd., M.Pd. @ (RED/NU)






