LINTASCAKRAWALANEWS.COM – Sosok Jero Balian Mangku Sumawijaya yang telah lama malang melintang di dunia pengobatan/spiritual, tentunya tidak asing lagi bagi masyarakat, yang mana karena membantu orang sakit dari tahun 1964 silam.
Jero Balian Mangku Sumawijaya kelahiran Banjar Sigaran, Desa Mekarbhuana, Abiansemal, Badung Bali ini sering membantu pasien yang kena serangan ilmu black magic atau ilmu hitam, seperti penyakit bebainan, umik – umikan, acep – acepan, pepasangan, cetik, croncong polo dan berbagai jenis penyakit lainnya.
Jero Balian Mangku Sumawijaya mengatakan, bahwa sebagian besar pasien yang datang mempunyai masalah seperti masalah keluarga, sulit mendapatkan jodoh, sulit mendapatkan keturunan. “Dirinya membantu dengan cara berdoa kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, dirinya hanya perantara antara sang pencipta dengan pasien yang dibantu supaya mendapatkan kesehatan lahir bathin,” kata Jero Balian Mangku Sumawijaya.
Lanjut Jero Balian Mangku Sumawijaya menjelaskan, ada juga pasien pedagang yang datang karena hasil jualan uang dalam laci tidak sesuai dengan hasil jualannya. “Uang di laci terus berkurang dari hasil berjualannya, jadinya bingung, datang kepada dirinya, pasien tersebut bisa dibantu,” kata Jero Balian Mangku Sumawijaya.
Jero Balian Mangku Sumawijaya menyatakan, anak kecil yang menangis tengah malam hal tersebut tentunya membuat orang tuanya menjadi bingung, datang kepada dirinya minta tolong akhirnya anak kecil tersebut selesai menangis tengah malam.
“Ada juga pasien yang terkena penyakit batu ginjal, nah pasien ini saya bantu sesuai dengan panduan dari lontar usada, dan pasien tersebut bisa disembuhkan,” jelas Jero Balian Mangku Sumawijaya.
Jero Balian Mangku Sumawijaya mengatakan, bila ada yang terkena seperti penyakit tersebut diatas silahkan datang, dirinya selalu siap ngayah membantu sesuai kemampuannya, sebelum datang terlebih dahulu matur piuning di sanggah/merajan, seijin Ida Sanghyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa pasien bisa dibantu. “Dirinya hanya perantara, penentu yang ada di dunia ini sang pencipta,” pungkas Jero Balian Mangku Sumawijaya. @ (RED/NU)






