LINTASCAKRAWALANEWS.COM,|| Pasir Gintung – Kab. Tangerang, 14 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Milad ke-IV dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pesantren Tahfizh Alfaatihah menggelar acara Tasyakuran, Pengajian Akbar, dan Santunan Anak Yatim pada Sabtu malam (14/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh para santri, wali santri, tokoh masyarakat, serta jamaah pengajian dan masyarakat.
Acara dimulai dengan pra-acara yang menampilkan beragam kreasi dari anak-anak TPA dan Santri Pesantren Tahfizh Alfaatihah. Penampilan tersebut meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hafalan dan sambung ayat Al-Qur’an, tarian anak anak TPA, nasyid serta hadroh yang menggugah semangat. Suasana haru dan bangga menyelimuti para hadirin yang menyaksikan kemampuan serta keberanian para santri tampil di atas panggung.
Memasuki acara inti, sambutan disampaikan oleh Pimpinan Pesantren Tahfizh Alfaatihah, Abah KH. Ishak Fariz. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas perjalanan empat tahun pesantren dalam membina generasi Qur’ani. Ia juga memohon doa dari seluruh jamaah agar pesantren senantiasa diberikan keistiqomahan dalam mendidik santri serta keberkahan dalam setiap langkah perjuangannya.
“Semoga di usia yang keempat ini, Pesantren Tahfizh Alfaatihah semakin kuat, semakin bermanfaat, dan terus melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia,” tutur beliau penuh harap.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menyalurkan santunan kepada kurang lebih 40 anak yatim dan yatim piatu. Santunan tersebut diserahkan secara langsung di hadapan para jamaah, menghadirkan suasana haru sekaligus kebahagiaan bagi para penerima.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Kiyai Saipullah (Evoy), penceramah asal Pandeglang. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema tentang keajaiban sholawat dan makna “Alhamdulillah” dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW serta membiasakan ucapan syukur dalam setiap keadaan.
Acara semakin semarak dengan penampilan gambus dari Syech Razie Maula Dawillah, yang dikenal sebagai pemain gambus internasional. Penampilan tersebut berkolaborasi dengan hadroh santri Tahfizh Alfaatihah, melantunkan puji-pujian, doa, dan sholawat kepada Baginda Rasulullah SAW. Harmoni suara gambus dan lantunan sholawat menambah suasana religius yang mendalam, menutup rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Tahfizh Alfaatihah tidak hanya merayakan milad, tetapi juga meneguhkan komitmen dalam membina generasi Qur’ani serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan. (Red/ML)






